16 April 2021
Telepon: (022) 7797712
webinar-nasional-exortus-3-0-tantangan-perlindungan-dan-pengawasan-kawasan-konservasi-di-era-pembangunan-nasional

Exortus merupakan rangkaian agenda tahunan dari Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMBIO) Universitas Padjadjaran. Pada tahun ketiga ini, Himbio menyelenggarakan Exortus 3.0: Webinar Nasional dengan Tema “ Tantangan Perlindungan dan Pengawasan Kawasan Konservasi di Era Pembangunan Nasional”. Berbeda dari tahun sebelumnya, acara yang diselenggarakan berlangsung pada hari Sabtu 14 November 2020 ini dilaksanakan secara “daring” melalui platform zoom dan live streming youtube.

Para pembicara Exortus 3.0

Webinar Exortus 3.0 dibuka dengan sambutan oleh Ketua Program Studi Biologi Universitas Padjadjaran Asri Peni wulandari, Ph.D.  Acara ini menghadirkan pembicara dari Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem Ir. Wiratno, M.Sc, Ahli Zoologi dan Biologi Konservasi Indonesia Prof. Drs. Jatna Supriatna, Ph.D., Direktur Program Pelestarian dan Pemanfaatan Berkelanjutan (PPB) yayasan KEHATI Dr. Rony Megawanto, dan Dosen Biologi FMIPA Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Erri Noviar Megantara, M.S. Acara webinar ini dipandu oleh Dr. Susanti Withaningsih , M.Si (Dosen Biologi FMIPA Universitas Padjadjaran) selaku moderator dan Abdal Syazali selaku pembawa acara. Adapun peserta yang hadir sebanyak 188 peserta (123 orang zoom dan 65 orang live streaming) baik dalam negeri maupun luar negeri dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, akademisi, aktivis lingkungan, serta pejabat terkait.

Moderator dan pembawa acara Exortus 3.0

Ketua Program Studi Biologi Unpad menuturkan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk kegiatan ini. Beliau juga berharap acara ini dapat bermanfaat untuk semua orang yang hadir dan dapat meningkatkan kepedulian terhadap alam sekitar. Webinar yang dihadiri oleh beberapa narasumber yang berkompeten dalam bidangnya ini juga diharapkan dapat menjadi kesempatan seluruh peserta untuk menambahkan ilmu dan wawasan.

Pemateri pertama Prof. Drs. Jatna Supriatna, Ph.D

Dalam sambutan ketua pelaksana Fariz Nugraha memaparkan bahwa kegiatan Webinar ini dilatar belakangi oleh seiring pesatnya pembangunan nasional dalam berbagai aspek sosial, ekonomi dan infrastruktur turut melahirkan perubahan diberbagai bidang kehidupan, tak terkecuali bidang lingkungan dan sumber daya alam. Selain itu, semakin banyak pula isu dan kasus mengenai hal tersebut menimbulkan pro dan kontra di dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian berbagai pihak untuk tetap menjaga kelestarian sekitar melalui semangat “Salam Lestari, Salam Konservasi”. Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua HIMBIO Unpad, Wildan Gerry Pratama,  dalam sambutannya.

Dr. Rony Megawanto menjelaskan mengenai Marine Protected Area (MPA)

Acara Webinar yang berlangsung pada pagi hari tersebut berisi pemaparan berbagai topik terkait lingkungan. Prof. Drs. Jatna Supriatna, Ph.D menyampaikan pembahasan mengenai Melestarikan Kawasan dan Menyejahterakan Manusia (Indonesia), dilanjutkan oleh Prof. Dr. Erri Noviar Megantara, M.S. yang membahas mengenai Perlukah Konservasi Keanekaragamaan hayati, kemudian Dr. Rony Megawanto yang membahas mengenai Marine Protected Area (MPA), serta diakhiri oleh Ir. Wiratno, M.Sc membahas mengenai Konservasi Lintas Batas dan Leadership. Pada akhir sesi pematerian, peserta diperkenankan untuk melakukan tanya jawab atau diskusi dua arah. Kegiatan tersebut berjalan lancar dengan para peserta yang cukup antusias untuk bertanya kepada narasumber mengenai tema bahasan dari setiap narasumber.

5 prinsip kelola kawasan konservasi oleh Ir. Wiratno selaku Dirjen KSDAE

Di akhir webinar setiap narasumber diberikan kesempatan memberikan kalimat atau pesan penutup untuk semua peserta yang hadir. Prof. Erri selaku dosen Biologi Unpad menyampaikan harapan bahwa kita harus mengkritisi terhadap berbagai kebijakan bukan kita tidak suka tetapi kita mengingatkan terkait kebijakan tersebut dan harapan informasi ini bisa disampaikan ke masyarakat luas. Kemudian dilanjutkan oleh Rony Megawanto selaku dari Yayasan Kehati dalam kata penutup menyampaikan tugas konservasi merupakan tugas mulia baik ke alam, keanekaan hayatinya serta ke manusianya dan merupakan amal jariyah bagi kita semua. Terakhir kata penutup oleh Ir. Wiratno selaku Dirjen KSDAE menyampaikan bahwa pemerintah sedang melakukan banyak  “reform” salah satunya dalam komunikasi publik dan merupakan tantangan serta pentingnya dari 5 prinsip yang ditanamkan. Tak lupa juga beliau berpesan kepada mahasiswa serta masyarakat agar menyampaikan pesan secara santun dan saling mencerdaskan berbasiskan data dan informasi, bukan berbasis asumsi dan hoaks.

Seperti itulah keseruan Webinar Exortus 3.0, sampai jumpa di Exortus 4.0 tahun depan.

Salam Konservasi

Penulis: Faris Verliansyah

Editor: ENR

Leave a Reply